Langsung ke isi

menulis

Agustus 13, 2011

apa? bagaimana? mengapa? siapa? dimana? kapan?

aku juga seorang pelukis

Juni 29, 2011

 

bukankah aku adalah orang tua mereka?

Juni 27, 2011

Anak-anakku bernyanyi dijalanan, menari dan tertawa disela kepulan asap dan debu. aku tidak tahu apakah mereka berada disana karena senang ataukah karena tak ada lagi tanah lapang untuk mereka bernyanyi. yang aku lihat mereka menengadahkan tangannya seusai bernyanyi untuk beberapa keping koin. tapi tempat mereka bukan disana seharusnya. untuk apa mereka mengumpulkan koin-koin itu?

Astaga…  aku lupa…!

Aku lupa menunjukkan tempat bermain mereka, aku lupa mendidik mereka, aku lupa menanakkan nasi untuk mereka… dan parahnya lagi, aku lupa kalau mereka adalah anak-anakku… oh shit… ternyata akulah orang tua mereka. akulah orang tua dari anak-anak diantara debu itu. akulah yang menelantarkan mereka. oh GOD… maafkan aku…

Selama ini aku terlalu sibuk dengan bunga-bunga dikebunku. aku terlena dengan alunan nada-nada eleganku. aku keasikan dengan hitungan-hitungan dari laptopku. padahal sawahku masih sangat luas untuk mereka bisa meniupkan serulingnya diatas kerbauku. dan aku adalah seorang pengajar yang bisa mengajar anak-anakku. hasil kebunkupun masih cukup untuk membelikan mereka sabun mandi yang higienis.

Tapi bagaimana jika setiap hari aku melahirkan 9 orang anak, kadang bisa ratusan aku lahirkan setiap detiknya,  bahkan ribuan…! apakah sedanku muat untuk mereka?

Sudahlah… aku benci meratap begini. biar saja rumahku penuh sesak dengan anak-anak yang aku lahirkan. tugasku adalah memastikan mereka bahagia tanpa nyanyian debu jalanan.

Untuk anak-anakku…

Tetaplah bernyanyi, sebentar lagi rendangnya akan tanak.

—————————————————————————————————————————————————————

My kids on the streets singing, dancing and laughter was interrupted by a cloud of smoke and dust. I do not know if they’re there for fun or because there was no terrain to their singing. I see them raise your hands after singing for a few coins. where they are not supposed to be there. for what they are collecting the coins?

ohh … I forgot …!

I forgot to show you where to play them, I forgot to educate them, I forgot to cook rice for them … and worse, I forgot if they were my children … oh shit … turns out I’m the one their parents. I’m the parent of children among the dust. I’m the one who abandoned them. oh GOD … please forgive me ….

I’ve been too busy with the flowers in my garden. I was lulled by the rhythm of my elegant tones. I’m too cool with the calculations of my computer. but I still very wide fields for they can blow the flute on my buffalo. and I was a teacher who can teach my children. the results of my garden is still enough to buy them a hygienic soap.

But what if every day I gave birth to nine children, I can sometimes be hundreds born every second, even thousands …! whether they fit my car?

Anyway … I hate this wail. let alone my house was packed with kids that I was born. my job is to make sure they are happy without singing dust of the road.

For my children …

Keep singing, soon it will be cooked rendang.

(sorry, my english is not good. hopefully understand)

ETHNICTRO (dunia kecilku yang besar)

Juni 17, 2011

MUSIK… bagian hidup saya yang telah menyenangkan saya dan menumbuhkan saya. disini  saya ingin berbagi, agar kesenangan saya juga dapat tumbuh menyenangkan orang lain diluar diri saya, tak terkecuali untuk mereka yang (di Indonesia) belum menjangkaunya. karena dari seni (musik) lah perkembangan pikir dan kreatifitas manusia tumbuh, bahkan dari manusia masih berada didalam kandungan ibunya.

Musik (seni) telah menjadi satu bagian penting dari kehidupan manusia, dan sekarang musik telah menjadi industri. tidak salah memang, tapi apakah dengan perkembangan musik menjadi industri juga telah diimbangi kreatifitas? oke saya ga akan membahas itu, saya akan membahas yang didalam saya aja, bukan yang diluar diri saya. biarkan saja semua berjalan seperti adanya. tak ada yang perlu dirubah, kalaupun ada itu pasti saya sendiri. karena semua berawal dari diri saya sendiri.

Ethnictro sekarang telah berjalan selama 3 tahun 1 bulan, dan telah berkembang (selain sekolah musiknya) menjadi toko musik, event management, video clip, mixing, audio engineer, dan lain-lain. dengan konsep ‘all music solution’ diharapkan benar-benar dapat menjadi solusi bagi semua permasalahan musik, dan tentunya dengan misi-visi yang sedikit telah saya tuliskan diatas. melalui pengolahan dan pengembangan praktek maupun proses di dalam aktivitas musik sebagai media belajar yang edukatif dan aplikatif serta membangun program yang meningkatkan penyertaan aktif siswa bersama dengan musik.

Suatu kesenangan tersendiri melihat kawan-kawan (siswa) yang sekarang telah memiliki wawasan musik yang lebih, penguasaan alat yang lebih, dan kreatifitas yang lebih, bahkan berpengaruh kepada kehidupan diluar musik. melihat keakraban dan kekeluargaan kawan-kawan karyawan dan pengajar yang lebih dari belajar dan bekerja bersama. sampai-sampai saya merasa bukan siapa-siapa disitu. hahahaa…

Dari dunia kecilku ‘ethnictro’ menjadi langkah untuk dunia yang musik besar…!

—————————————————————————————————————————————————————

ETHNICTRO (my little big world)

MUSIC … part of my life which has pleased me and I grow. here I want to share, so that my joy may also arise please anyone other than myself, not least for those who (in Indonesia) have not reach them. because of the arts (music) was the development of human thought and creativity to grow, even from the man still inside his mother’s womb.

Music (art) has become an important part of human life, and now music has become an industry. no one does, but whether the development of the music industry has also been offset into creativity? ok I will not discuss it, I will discuss the inside I wrote, not beyond me. let it all go as is. nothing needs to change, even if there was definitely my own. cause it all started from my self.

Ethnictro now been established for 3 years and 1 month, and has grown (in addition to his music school) into a music store, event management, video clip, mixing, audio engineers, and others. with the concept of ‘all music solution’ is expected to actually be a solution for all problems of the music, and certainly with the mission-vision of the little I have written above. through processing and development practices and processes in musical activities as a medium of learning that educational and applicable as well to build programs that enhance the active participation of students along with the music.

A pleasure to see my friends (students) who now has a more musical insight, mastery of more tools, and more creativity, and even affect the life outside of music. see familiarity and kinship comrades employees and teachers is more than learning and working together. to the point that I felt was nobody there. hahahaa …

From my little world ‘ethnictro’ a step to the world that great music …!

(sorry, my english is not good. hopefully understand)

hidup musikku

Juni 17, 2011

Aku belum memetikkan gitarku sehebat mereka tapi aku menikmatinya. aku belum bernyanyi semerdu mereka, tapi aku gembira menyanyikannya. aku belum menuliskan laguku dengan kecambah seperti mereka, tapi aku sangat mengerti. aku belum berada dipanggung megah seperti mereka, tapi aku peduli. dengan harapan aku dapat menghidupi musikku, aku belajar hidup dengan musik. dan ternyata musik telah lebih dahulu menghidupkanku juga menghidupiku. wow… sungguh hadiah kejutan yang indah buatku. aku mendapatkan lebih dari yang aku inginkan. Aku heran ketika melihat kenyataan beberapa manusia yang mempertaruhkan musiknya demi materi dan ketenaran, yang justru membuat musiknya terabaikan, tanpa memikirkan dampaknya. aku pikir banyak jalan menuju materi dan ketenaran tanpa mengorbankan sesuatu yang lebih bermakna. yah… pastinya setiap manusia memiliki pemikiran yang berbeda sehingga berbeda pula dengan yang aku pikirkan. dan aku heran juga ketika melihat manusia yang begitu brilian dengan musiknya.

Terimakasih, kini aku telah bisa berbagi dengan musikku. membuat orang lain diluar diriku menjadi senang juga. memberikan semangat kepada dunia disetiap awal hari. jika musik adalah mahluk hidup, seperti apakah rupanya? seperti apakah bentuknya? seperti apakah geraknya? seperti apakah suaranya?

Aku senang menjadi satu diantara sekian manusia yang beruntung berada didalam keindahan musik (atau musik yang berada didalam keindahan aku?) hehee… biarkan musik menjadi musik!

—————————————————————————————————————————————————————

my music life

I’ve snapped my guitar as good as them but I enjoyed it. I don’t sing more melodic than them, but I’m happy to sing it. I don’t write my songs with the sprouts as they are, but I really understand. I haven’t been on stage as they are magnificent, but I care. with the hope I can support my music, I learned to live with music. and the music turned out to have been first turn on me and I live well.

wow … truly a wonderful surprise gift for me. I got more than I want. I was surprised to see the reality of some people who risked his wealth and fame his music, which makes his music neglected, without thinking of its impact. I think a lot of road to fame and material without sacrificing something more meaningful. well … certainly every man has different ideas so different with what I thought. and I was surprised when he saw the man who was so brilliant with his music.

Thanks, now I can share with my music. make anyone other than myself to be happy too. to encourage early every day world. if music is a living thing, like if she look like? What kind of shape? What kind of motion? how his voice?

I’m glad to be one among so many people who are lucky to be in the beauty of the music (or music that resides in the beauty of me?) Hehee … let music be music!

(sorry, my english is not good. hopefully understand)

hey… saya menulis!

Juni 16, 2011

(bukan akhirnya) sekarang saya menulis juga…

seggeerrrrr…. selama ini saya pikir menulis itu membosankan, bayak omong doang, koar-koar dan bull shit. ‘saya pikir’ kenapa dipikir? wah… harus dipikir dong, kenapa ga di lakuin aja, sambil mikir tentunya… hehee… asik bisa nulis sambil mikir…

mungkin buat beberapa orang, menulis itu hal biasa, buat beberapa orang lagi menyenangkan, buat beberapa orang lagi membosankan, dan lain-lain. tapi buat saya menulis itu adalah janccookkkkkkkkkk…..!!!

sebenarnya dari jaman dahulu kala banyak sekali yang ingin saya keluarkan dari otak saya, agar tidak mengerak menjadi kerak dan tak teruraikan, tapi eh… ga ada tapi, bagaimana mungkin, jangankan nulis, diomongin sm orang lain aja ga pernah, dan… sekarang saya sudah menulis… hahahaaaa…

Saya ingin mengerti. Ini kali pertama saya ‘menulis’ dan saya masih belajar, jadi silahkan kecewa heheee… selamat membaca tulisan saya.

‘salam’

aii wijaya